← Kembali ke Artikel
Mabit di Muzdalifah dan Mina: Tata Cara dan Hikmah
Setelah maghrib di Arafah, jamaah menuju Muzdalifah. Shalat Maghrib dan Isya dijama’ ta’khir (di waktu Isya) dengan satu adzan dan dua iqamat. Mabit (malam minggu) di Muzdalifah hingga subuh.
Di sini jamaah mengumpulkan kerikil (70 butir) untuk lempar jumrah. Kerikil diambil di Muzdalifah atau di jalan menuju Mina.
Mabit di Mina (11-13 Dzulhijjah – Ayyam at-Tasyriq)
Jamaah mabit di Mina selama 2-3 malam. Setiap hari lempar tiga jumrah (Ula, Wusta, Aqabah) setelah terbit matahari hingga maghrib. Urutan: Jumrah Ula (7 kerikil), Jumrah Wusta (7 kerikil), Jumrah Aqabah (7 kerikil).
Hikmah Mabit dan Lempar Jumrah
- Mengingat perjuangan Ibrahim AS menolak godaan setan
- Melatih kesabaran dan ketaatan
- Simbol menolak kejahatan dan godaan syaitan
- Mempererat ukhuwah islamiyah antar jamaah
Butuh Informasi Paket Umroh Sesuai Budget?
Fasilitas Wah? Bisa kontak Staff kami untuk konsultasi gratis. Kami siap membantu Anda menemukan paket yang sesuai.
📌 Referensi Lainnya
📞 WA: 081808358818
🌐 IG: @panorama_nur_meccatravel
📍 Alamat lengkap hubungi via WhatsApp